Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Mempawah, Rabu tanggal 18 Januari 2012 M bertepatan dengan tanggal 24 Shafar 1433 H, Pengadilan Agama Mempawah kembali ikut meramaikan tradisi Robo-robo. Acara yang digelar setelah apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh KPA Mempawah Rustam A Kaderi, S.H. yang merupakan kegiatan robo-robo pertama bagi ketua yang baru menjabat di Mempawah sekitar 1 bulan yang lalu.
Dalam kata sambutannya, beliau menekankan arti terpenting dari pelaksanaan robo-robo ini yaitu disamping sebagai napak tilas kedatangan Pangeran Mas Surya Negara dari Kerajaan Matan (Martapura) ke Kerajaan Mempawah (Pontianak).
Alkisah tradisi tersebut dimulai ketika Raja, Ratu Mempawah, putra-putrinya serta punggawa dan pengawal berangkat dari Desa Benteng, Mempawah, menggunakan perahu bidar, yakni perahu kerajaan dari Istana Amantubillah. Kapal tersebut akan berlayar menuju muara Sungai Mempawah yang terletak di Desa Kuala Mempawah dengan jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan. Di muara sungai akan dilakukan semacam upacara "penyambutan" ke laut seperti ketika Opu Daeng Menambon tiba di muara sungai tersebut untuk pertama kalinya.
Robo-robo itu sendiri dimaksudkan sebagai suatu peringatan serangkaian kejadian penting bermula Haulan pada hari Senin malam Selasa terakhir bulan Syafar guna mengenang hari wafatnya Opu Daeng Manambun.
Bagi masyarakat Mempawah dan juga beberapa daerah lainnya di Pontiaank, robo-robo biasanya diperingati dengan makan bersama keluarga dan tetangga handai tulan di halaman rumah. Tidak hanya di rumah, makan bersama juga dilakukan jajaran aparat pemerintah dan juga siswa di berbagai sekolah baik tingkat SD hingga SMU pada Rabu pagi.
Robo-robo selain sebagai napak tilas juga sebagai sarana mengingat kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Ungkap beliau sembari mengurai salah satu ayat dalam Al-Qur’an : “”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan : “sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. Ibrahim : 7).
Acara yang dikemas secara sederhana tersebut juga dirangkai dengan tasyakuran menempati gedung baru yang beberapa hari yang lalu telah diresmikan oleh Ketua Mahkamah Agung RI di Jakarta. Sehingga dalam sambutannya beliau juga menyampaikan pesan dari Ketua MA, bahwa dalam situasi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia semakin menurun, maka secara otomatis berimbas pula kepada lembaga Mahkamah Agung RI, oleh karena itu diharapkan kepada seluruh jajaran di lingkungan Mahkamah Agung RI untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan didasarkan kepada nilai-nilai keadilan dan aturan-aturan yang ada. Imbuh beliau mengakhiri sambutannya.
Acara yang diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Drs. Arifin Muhammad, S.H., M.H kemudian dilanjutkan dengan makan-makan bersama seluruh pegawai Pengadilan Agama Mempawah yang sudah menjadi tradisi di setiap kegiatan Robo-robo. (AR_1972)
Terakhir Diupdate (Kamis, 19 Januari 2012 11:24)





























